5 Wisata Jogja untuk Lebih Mengenal Budaya dan Sejarah

wisata Jogja
wisata Jogja

5 Wisata Jogja untuk Lebih Mengenal Budaya dan SejarahYogyakarta selalu memiliki banyak alasan mengapa harus dikunjungi. Wilayah tersebut merupakan daerah yang dikenal akan budaya Jawa yang masih sangat kental. Tradisi dan adat istiadat yang masih sangat terjaga membuat Yogyakarta bisa memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjungnya. Begitu juga dengan jejak-jejak sejarah yang masih bisa terlihat di beberapa tempat.

Belajar sejarah dan budaya dari Yogyakarta atau yang lebih mudah disebut Jogja bukan perkara yang sulit. Ada banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk mendapatkan pengetahuan lebih mengenai sejarah dan budaya. Beebrapa tempat merupakan bangunan lama yang masih terawat hingga kini. Sebagian lagi adalah banguna baru yang sengaja dibangun untuk peringatan momen tertentu. Inilah  tempat wisata sejarah dan budaya yang terkenal di Jogja.

Read More

Keraton Yogyakarta

Di urutan pertama dari daftar wisata Jogja berkonsep budaya dan sejarah adalah Keraton Yogyakarta. Tempat ini merupakan ikon Jogja yang selalu menjadi tujuan utama bagi siapa saja yang datang ke kota gudeg tersebut. Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi kerajaan (kesultanan) Ngayogyakarta Hadiningrat. Seperti diketahui bahwa provinsi Yogyakarta sampai sekarang masih menganut sistem kepemimpinan kesultanan.

Meskipun dibuka sebagai destinasi wisata, kompleks bangunan utama Keraton Yogyakarta masih digunakan sebagai tempat tinggal sultan dan keluarganya. Keluarga kesultanan juga masih menjalankan tradisi kerajaan Yogyakarta sampai sekarang. Inilah momen langka dan paling ditunggu-tunggu pengunjung karena bisa menyaksikan rangkaian tradisi dan acara adat yang berlangsung di waktu tertentu.

Sebagian area dari Keraton Yogyakarta difungsikan sebagai museum. Di dalam museum terdapat banyak benda-benda sejarah peninggalan para sultan Yogyakarta sebelumnya. Ada juga benda-benda yang merupakan pemberian raja-raja Eropa di masa lampau. Tidak ketinggalan beberapa alat musik tradisional Jawa seperti gamelan juga dipamerkan di museum tersebut. Benda lain seperti replika pusaka keraton juga bisa dilihat di tempat wisata Jogja tersebut.

Tamansari

Masih berhubungan dengan keluarga sultan Yogyakarta, rekomendasi wisata budaya Jogja berikutnya adalah Tamansari. Dalam bahasa Jawa, nama Tamansari berarti taman yang indah. Tamansari merupakan sebuah kompleks pemandian yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Dulunya, taman ini merupakan tempat rekreasi bagi sultan Yogyakarta, seluruh keluarga dan kerabatnya.

Baca Juga  10 Makanan Khas Bogor yang Wajib Dicoba

Selain sebagai tempat rekreasi, Tamansari juga difungsikan sebagai tempat persembunyian bagi sultan dan keluarganya pada zaman dulu. Taman yang sekarang dibuka sebagai destinasi wisata Jogja itu dulu menjadi tempat yang paling aman dari serangan musuh saat masa penjajahan. Karenanya terdapat beberapa bagian yang memiliki desain bangunan khusus. Menurut sejarah, taman ini dibuat oleh arsitek asal Portugis atau lebih dikenal sebagai Demang Tegis.

Bagian pertama dari Tamansari disebut segaran atau diartikan sebagai danau buatan. Dulunya merupakan tempat berbagai jenis ikan dan wahan bersampan. Sekarang area ini sudah tidak lagi berisi air. Bagian lain yang juga masih terlihat keasliannya adalah Sumur Gumuling. Menurut sejarah, tempat ini dulunya dijadikan tempat ibadah atau masjid. Terlihat dari ceruk dinding yang konon sebagai mihrab dan kolam kecil yang digunakan sebagai tempat berwudu.

Museum Monumen Yogya Kembali

Satu lagi wisata Jogja yang juga sangat ikonik, Museum Monumen Jogja Kembali. Dinamakan demikian karena dibangun untuk memperingati kembalinya Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia setelah ditariknya tentara Belanda. Sebagai museum yang mengunggulkan tema sejarah pada zaman peperangan, tempat ini menyimpan banyak koleksi benda-benda militer. Ada replika pakaian militer, senjata api hingga tandu yang pernah dipakai Jendral Soedirman.

Tidak seperti kebanyakan museum, Museum Monumen Yogya Kembali dibangun dengan perhitungan yang sangat matang. Titik pusat bangunan museum ini merupakan titik imajiner yang menghubungkan Keraton Yogyakarta, Tugu Yogyakarta, Gunung Merapi, Parangtritis dan Panggung Krapyak. Titik imajiner yang berada di lantai 3 bangunan tersebut dikatakan sebagai sumbu besar kehidupan.

Berbeda juga dengan bangunan museum pada umumnya, Museum Monumen Yogya Kembali memiliki desain berbentuk kerucut. Bangunan museum terdiri dari 3 lantai yang dilengkapi ruang serbaguna dan ruang perpustakaan. Di tempat wisata Jogja ini, pengunjung dapat mengetahui lebih banyak tentang sejarah kepahlawanan pada masa penjajahan. Benda-benda yang tersimpan juga akan memberikan informasi penting tentang sejarah Yogyakarta.

Candi Prambanan

Berkunjung ke Jogja rasanya tidak akan lengkap tanpa datang ke candi-candi ikonik kota tersebut. Salah satunya adalah Candi Prambanan yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Prambanan dibangun pada masa kejayaan Raja Wamca Sanjaya atau pada abad ke-9. Bahkan Candi Prambanan sudah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO dan menjadi salah satu kebanggaan Indonesia.

Baca Juga  Tempat Wisata Sukabumi Mewah ala Sultan Tanpa Banyak Biaya

Kepopuleran Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah kerap kali disamakan dengan kepopuleran Candi Borobudur di Magelang. Pasalnya memang keberadaan Candi Prambanan menjadi magnet yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Jogja. Kompleks candi ini selalu menjadi salah satu tujuan dari perjalanan wisata Jogja oleh wisatawan lokal maupun asing.

Candi Prambanan sampai sekarang masih sangat melekat dengan kisah Roro Jonggrang yang dikutuk menjadi salah satu batu. Sampai saat inipun, batu yang dipercaya merupakan hasil kutukan Bandung Bondowoso itu masih dapat terlihat. Selain batu atau patung Roro Jonggrang, di kompleks candi ini dapat terlihat beberapa bangunan candi besar dan yang lainnya hanya berupa batuan kecil.

Candi Ratu Boko

Candi Ratu

Wisata Jogja berkonsep budaya lain yang tak kalah menarik adalah Candi Ratu Boko. Area dibangunnya candi ini dapat ditempuh dalam jarak 3 kilometer ke arah selatan dari Candi Prambanan. Candi Ratu Boko yang berada di ketinggian 195,97 meter di atas permukaan laut itu sebenarnya bukan benar-benar candi melainkan reruntuhan sebuah kerajaan. Maka candi ini juga sering disebut Situs Ratu Boko.

Keraton Ratu Boko diketahui sebagai istana tempat tinggal Ratu Baka atau orangtua Roro Jonggrang. Sekarang, situs tersebut terdiri atas beberapa bangunan utama. Sementara bagian yang lain hanya berupa reruntuhan. Kompleks situs Ratu Boko ini juga memiliki beberapa kolam berbentuk persegi dan lingkaran. Dengan seluruh bagian di dalamnya, situs Ratu Boko menjadi tempat wisata budaya yang juga instagrammable.

Kompleks Ratu Boko disebut unik karena berbeda dengan kebanyakan situs budaya yang umumnya merupakan bangunan keagamaan. Posisinya yang berada di atas bukit membuat situs Ratu Boko menjadi tempat wisata yang bernuansa sejuk. Keistimewaan lain dari tempat wisata ini terlihat dari adanya tempat kremasi di bagian kiri gapura. Semua bagian dari situs ini menandakan bahwa dulunya tempat tersebut menjadi pusat kegiatan warga kerajaan.

Saat berkunjung ke Jogja, pastikan tidak hanya menikmati wisata alamnya yang memang terkenal akan keindahan panoramanya. Datangi juga tempat-tempat wisata Jogja yang masih sarat akan budaya masyarakat terdahulu hingga sejarah pada masa peperangan. Semua tempat wisata tersebut dijamin akan semakin memperkaya wawasan sekaligus sebagai cara untuk terus melestarikan budaya dan mengingat sejarah. Dapatkan informasi lebih banyak lagi hanya disini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.